Psikologi: Difference between revisions
No edit summary |
|||
| Line 1: | Line 1: | ||
__TOC__ | |||
== Minggu 1 == | == Minggu 1 == | ||
Ada 3 aspek kejiwaan manusia yang dipelajari di psikologi: kognitif, perasaan, dan tingkah laku. | Ada 3 aspek kejiwaan manusia yang dipelajari di psikologi: kognitif, perasaan, dan tingkah laku. | ||
| Line 77: | Line 79: | ||
=== Knowing self: memeriksa respon hati berdosa === | === Knowing self: memeriksa respon hati berdosa === | ||
Yang bisa melakukan ini adalah | Yang bisa melakukan ini adalah | ||
== Minggu 10 == | |||
=== Pengertian persepsi sosial === | |||
* Kita sudah memiliki persepsi terhadap orang bahkan sebelum mengenalnya. Dalam mempersepsikan seseorang, kita mengamati (pancaindera), memahami (emosi, hati), menafsirkan (kognitif) karakterstik seseorang. | |||
* Prediksi respon: "Oh, dia ada tugas banyak. Dia tak bakal ikut SPIK." | |||
* Faktor berpengaruh: | |||
** Internal | |||
** Eksternal: "Di mana kita hidup, bagaimana budayanya?" | |||
=== Faktor internal terhadap persepsi sosial === | |||
* TBA | |||
=== Faktor eksternal terhadap persepsi sosial === | |||
* Norma sosial | |||
* Stereotipe budaya | |||
* Konteks sosial dan interaksi kelompok | |||
* Media dan informasi: "Apa yang suka kita baca? Kalau kita senantiasa mencari tontonan yang lucu/menghibur di YouTube, kita akan tidak suka dengan kegiatan belajar." | |||
* Stereotipe budaya: "Orang Jawa biasanya menimbun emosi." | |||
=== Hubungan sosial === | |||
* Hubungan sosial adalah interaksi antara dua atau lebih orang dalam struktur sosial—yang diatur oleh norma sosial di masyarakat. | |||
** Interaksi antarteman | |||
** Hubungan guru–murid | |||
** Hubungan kerja antarkolega di tempat kerja | |||
* Hubungan kita dengan orang lain membentuk identitas pribadi kita serta mempengaruhi cara kita berperilaku & berelasi. | |||
** Identitas: "Kalau saya mendapat pacar orang terkenal, saya merasa bangga." | |||
=== Pengaruh sosial === | |||
* Pengaruh sosial adalah proses di mana sikap, perilaku, atau pendapat seseorang dipengaruhi orang lain (secara langsung maupun tidak). | |||
* Pengaruh sosial bisa datang dari individu ataupun kelompok. | |||
* Bentuk: penyesuaian, kepatuhan, atau persuasi. | |||
* Contoh: | |||
** Iklan → mempengaruhi konsumen sehingga membeli barang tertentu | |||
** Agama → mempengaruhi remaja sehingga mengambil keputusan mengabdi untuk suatu visi | |||
=== Pekerjaan rumah === | |||
* Analisis tiga pohon—berkaitan dengan hawa nafsu dan pengejaran impian | |||
* Kebaikan orang-orang di sekeliling saya → dampaknya pada hidup saya | |||
Revision as of 04:29, 6 November 2025
Minggu 1
Ada 3 aspek kejiwaan manusia yang dipelajari di psikologi: kognitif, perasaan, dan tingkah laku.
Minggu 2
Psikoanalisis
Pendekatan yang memandang bahwa kepribadian manusia sebagian besar dipengaruhi oleh kecemasannya. Kecemasan manusia ini dipengaruhi semacam insting seksual.
Behavioral
Pendekatan yang memandang bahwa kepribadian manusia dapat dibentuk lewat perilaku yang teramati.
Kognitif
Pendekatan yang memandang bahwa kepribadian manusia dipengaruhi benar-salahnya cara berpikir.
Humanistik
Pendekatan yang memandang bahwa kepribadian manusia unik, dan manusia mempunyai kehendak dan kemampuan mencapai aktualisasi diri.
Minggu 8
Manusia penipu & rapuh → Kita bisa berkata kepada pasangan kita, "Aku mencintaimu," sedangkan kita malah lebih mencintai orang lain.
Yeremia 17:9 — Tidak ada yang menyaingi kelicikan hati manusia berdosa (yang jahat bisa disebut baik, dan yang baik bisa disebut jahat): "Bila saya mengasihimu, saya berhak memiliki tubuhmu."
Lies Women Believe
- Jika saya merasakan sesuatu, berarti perasaan itu benar.
- Perasaan manusia tidak selalu bisa dipercaya.
- Saya mesti menolak segala perasaan yang inkonsisten dengan kebenaran Allah (Firman Tuhan).
- Saya tidak bisa mengendalikan emosi.
- Saya tidak dikendalikan oleh emosi saya.
- Saya bisa memilih untuk menawan segala pikiran saya di bawah kebenaran Allah dan membiarkan Ia mengontrol emosi saya.
- Saya tidak bisa mengendalikan respons ketika hormon-hormon saya kacau.
- Saya tidak bisa bertahan melawan depresi.
- Akar masalah depresi ialah kerohanian; depresi butuh penanganan.
- Tuhan adalah sumber sukacita yang sejati. Di dalam-Nya, kita dapat mengesampingkan perasaan tersebut, dan bisa memilih untuk ....
Allah yang menyelidiki hati
- Allah melihat segala kefasikan hati kita dan menyelidiki segala niat kita secara sempurna.
- Kegagalan terbesar manusia: saat kita gagal merespon seperti yang Tuhan kehendaki.
Knowing thyself
Tujuan
- Mengerti panggilan Tuhan
- Mengenal respon hati di hadapan Tuhan (self talk)
Hikmat: mengenal Allah
- Amsal 9:10; Yeremia 9:23–24 — Hikmat: saya mengenal dan mengerjakan segala hal yang Tuhan mau saya kerjakan hari ini; saya tidak mengerjakan hal sebatas karena rutinitas.
Masalah utama
- Manusia sudah rusak total; emosi saya semata-mata di-drive oleh kesenangan saya.
How to know thyself
- Melakukan konseling dengan diri sendiri → termasuk memeriksa hati.
The Three Trees
- Heat: situasi yang menekan / menimbulkan stres dalam kehidupan saya hingga saat ini
- Bad fruit: emosi, respons hati yang salah (tidak sesuai dengan Firman), dihasilkan dari pohon yang mati
- Bad root: kehendak hati yang berdosa, berhala hati
- "Keberhasilan studi adalah hal yang terutama dalam hidup saya."
- Effect of thy behavior: dampak dari respons hati yang berdosa
- Dampak demikian cenderung dianggap wajar oleh manusia berdosa; dampak pada relasi dengan sesama.
- Redeemer: who is God and what does He say and do in Christ?
- Good root: kehendak hati yang ditebus
- "Saya hidup menyenangkan hati Tuhan."
- "Saya bersukacita di dalam Tuhan."
- Good fruit: respon hati yang berbuah
- Effect of thy behavior: dampak dari respons hati yang berbuah
- "Iri dalam hal yang positif; mau meniru sisi positif teman."
Minggu 9
Kelicikan hati
Manusia menggunakan defense mechanism untuk menyelubungi dosa di hatinya.
Knowing self: memeriksa respon hati berdosa
Yang bisa melakukan ini adalah
Minggu 10
Pengertian persepsi sosial
- Kita sudah memiliki persepsi terhadap orang bahkan sebelum mengenalnya. Dalam mempersepsikan seseorang, kita mengamati (pancaindera), memahami (emosi, hati), menafsirkan (kognitif) karakterstik seseorang.
- Prediksi respon: "Oh, dia ada tugas banyak. Dia tak bakal ikut SPIK."
- Faktor berpengaruh:
- Internal
- Eksternal: "Di mana kita hidup, bagaimana budayanya?"
Faktor internal terhadap persepsi sosial
- TBA
Faktor eksternal terhadap persepsi sosial
- Norma sosial
- Stereotipe budaya
- Konteks sosial dan interaksi kelompok
- Media dan informasi: "Apa yang suka kita baca? Kalau kita senantiasa mencari tontonan yang lucu/menghibur di YouTube, kita akan tidak suka dengan kegiatan belajar."
- Stereotipe budaya: "Orang Jawa biasanya menimbun emosi."
Hubungan sosial
- Hubungan sosial adalah interaksi antara dua atau lebih orang dalam struktur sosial—yang diatur oleh norma sosial di masyarakat.
- Interaksi antarteman
- Hubungan guru–murid
- Hubungan kerja antarkolega di tempat kerja
- Hubungan kita dengan orang lain membentuk identitas pribadi kita serta mempengaruhi cara kita berperilaku & berelasi.
- Identitas: "Kalau saya mendapat pacar orang terkenal, saya merasa bangga."
Pengaruh sosial
- Pengaruh sosial adalah proses di mana sikap, perilaku, atau pendapat seseorang dipengaruhi orang lain (secara langsung maupun tidak).
- Pengaruh sosial bisa datang dari individu ataupun kelompok.
- Bentuk: penyesuaian, kepatuhan, atau persuasi.
- Contoh:
- Iklan → mempengaruhi konsumen sehingga membeli barang tertentu
- Agama → mempengaruhi remaja sehingga mengambil keputusan mengabdi untuk suatu visi
Pekerjaan rumah
- Analisis tiga pohon—berkaitan dengan hawa nafsu dan pengejaran impian
- Kebaikan orang-orang di sekeliling saya → dampaknya pada hidup saya