Psikologi: Difference between revisions

From Virtujoy Documentation
No edit summary
No edit summary
Line 291: Line 291:
* Remaja: masa yang penting dengan pencarian identitas diri (perlu fondasi Firman)
* Remaja: masa yang penting dengan pencarian identitas diri (perlu fondasi Firman)
* Pengenalan Tuhan-lah yang utama, bukan identitas diri.
* Pengenalan Tuhan-lah yang utama, bukan identitas diri.
* Tiap remaja dipanggil bukan untuk mengejar pencapaian diri, melainkan kehendak Tuhan.
* Remaja tidak dipanggil untuk mengejar pencapaian diri, melainkan kehendak Tuhan.
* Bukan kondisi emosional remaja yang tidak stabil sasaran utama yang hendak diperhatikan, melainkan perubahan hati.


=== Pekerjaan rumah ===
=== Pekerjaan rumah ===

Revision as of 04:52, 20 November 2025

Minggu 1

Ada 3 aspek kejiwaan manusia yang dipelajari di psikologi: kognitif, perasaan, dan tingkah laku.

Minggu 2

Psikoanalisis

Pendekatan yang memandang bahwa kepribadian manusia sebagian besar dipengaruhi oleh kecemasannya. Kecemasan manusia ini dipengaruhi semacam insting seksual.

Behavioral

Pendekatan yang memandang bahwa kepribadian manusia dapat dibentuk lewat perilaku yang teramati.

Kognitif

Pendekatan yang memandang bahwa kepribadian manusia dipengaruhi benar-salahnya cara berpikir.

Humanistik

Pendekatan yang memandang bahwa kepribadian manusia unik, dan manusia mempunyai kehendak dan kemampuan mencapai aktualisasi diri.

Minggu 8

Manusia penipu & rapuh → Kita bisa berkata kepada pasangan kita, "Aku mencintaimu," sedangkan kita malah lebih mencintai orang lain.

Yeremia 17:9 — Tidak ada yang menyaingi kelicikan hati manusia berdosa (yang jahat bisa disebut baik, dan yang baik bisa disebut jahat): "Bila saya mengasihimu, saya berhak memiliki tubuhmu."

Lies Women Believe

  • Jika saya merasakan sesuatu, berarti perasaan itu benar.
    • Perasaan manusia tidak selalu bisa dipercaya.
    • Saya mesti menolak segala perasaan yang inkonsisten dengan kebenaran Allah (Firman Tuhan).
  • Saya tidak bisa mengendalikan emosi.
    • Saya tidak dikendalikan oleh emosi saya.
    • Saya bisa memilih untuk menawan segala pikiran saya di bawah kebenaran Allah dan membiarkan Ia mengontrol emosi saya.
  • Saya tidak bisa mengendalikan respons ketika hormon-hormon saya kacau.
  • Saya tidak bisa bertahan melawan depresi.
    • Akar masalah depresi ialah kerohanian; depresi butuh penanganan.
    • Tuhan adalah sumber sukacita yang sejati. Di dalam-Nya, kita dapat mengesampingkan perasaan tersebut, dan bisa memilih untuk ....

Allah yang menyelidiki hati

  • Allah melihat segala kefasikan hati kita dan menyelidiki segala niat kita secara sempurna.
  • Kegagalan terbesar manusia: saat kita gagal merespon seperti yang Tuhan kehendaki.

Knowing thyself

Tujuan

  1. Mengerti panggilan Tuhan
  2. Mengenal respon hati di hadapan Tuhan (self talk)

Hikmat: mengenal Allah

  1. Amsal 9:10; Yeremia 9:23–24 — Hikmat: saya mengenal dan mengerjakan segala hal yang Tuhan mau saya kerjakan hari ini; saya tidak mengerjakan hal sebatas karena rutinitas.

Masalah utama

  • Manusia sudah rusak total; emosi saya semata-mata di-drive oleh kesenangan saya.

How to know thyself

  • Melakukan konseling dengan diri sendiri → termasuk memeriksa hati.

The Three Trees

  1. Heat: situasi yang menekan / menimbulkan stres dalam kehidupan saya hingga saat ini
  2. Bad fruit: emosi, respons hati yang salah (tidak sesuai dengan Firman), dihasilkan dari pohon yang mati
  3. Bad root: kehendak hati yang berdosa, berhala hati
    1. "Keberhasilan studi adalah hal yang terutama dalam hidup saya."
  4. Effect of thy behavior: dampak dari respons hati yang berdosa
    1. Dampak demikian cenderung dianggap wajar oleh manusia berdosa; dampak pada relasi dengan sesama.
  5. Redeemer: who is God and what does He say and do in Christ?
  6. Good root: kehendak hati yang ditebus
    1. "Saya hidup menyenangkan hati Tuhan."
    2. "Saya bersukacita di dalam Tuhan."
  7. Good fruit: respon hati yang berbuah
  8. Effect of thy behavior: dampak dari respons hati yang berbuah
    1. "Iri dalam hal yang positif; mau meniru sisi positif teman."

Minggu 9

Kelicikan hati

Manusia menggunakan defense mechanism untuk menyelubungi dosa di hatinya.

Knowing self: memeriksa respon hati berdosa

Yang bisa melakukan ini adalah

Minggu 10

Pengertian persepsi sosial

  • Kita sudah memiliki persepsi terhadap orang bahkan sebelum mengenalnya. Dalam mempersepsikan seseorang, kita mengamati (pancaindera), memahami (emosi, hati), menafsirkan (kognitif) karakterstik seseorang.
  • Prediksi respon: "Oh, dia ada tugas banyak. Dia tak bakal ikut SPIK."
  • Faktor berpengaruh:
    • Internal
    • Eksternal: "Di mana kita hidup, bagaimana budayanya?"

Faktor internal terhadap persepsi sosial

  • TBA

Faktor eksternal terhadap persepsi sosial

  • Norma sosial
  • Stereotipe budaya
  • Konteks sosial dan interaksi kelompok
  • Media dan informasi: "Apa yang suka kita baca? Kalau kita senantiasa mencari tontonan yang lucu/menghibur di YouTube, kita akan tidak suka dengan kegiatan belajar."
  • Stereotipe budaya: "Orang Jawa biasanya menimbun emosi."

Hubungan sosial

  • Hubungan sosial adalah interaksi antara dua atau lebih orang dalam struktur sosial—yang diatur oleh norma sosial di masyarakat.
    • Interaksi antarteman
    • Hubungan guru–murid
    • Hubungan kerja antarkolega di tempat kerja
  • Hubungan kita dengan orang lain membentuk identitas pribadi kita serta mempengaruhi cara kita berperilaku & berelasi.
    • Identitas: "Kalau saya mendapat pacar orang terkenal, saya merasa bangga."

Pengaruh sosial

  • Pengaruh sosial adalah proses di mana sikap, perilaku, atau pendapat seseorang dipengaruhi orang lain (secara langsung maupun tidak).
  • Pengaruh sosial bisa datang dari individu ataupun kelompok.
  • Bentuk: penyesuaian, kepatuhan, atau persuasi.
  • Contoh:
    • Iklan → mempengaruhi konsumen sehingga membeli barang tertentu
    • Agama → mempengaruhi remaja sehingga mengambil keputusan mengabdi untuk suatu visi

Kesimpulan

  • Persepsi sosial tidak terlepas dari status manusia yang telah jatuh (total depravity).
  • Bagaimana bisa muncul konflik? Saat kita belum mengenal seseorang dengan benar, kita sudah membentuk persepsi terhadap orang itu.
  • Karena proses emosi dan kognitif kita sudah tercemar, kita banyak memiliki persepsi yang subjektif—lebih mementingkan ego pribadi.
  • Kita mesti menaruh Alkitab sebagai standar utama dan memiliki teologi yang tepat dalam Kristus.
  • Persepsi seharusnya didasarkan bukan pada pengaruh orang lain ataupun pengalaman kita, melainkan respon yang bertanggung jawab kepada Tuhan.

Pekerjaan rumah

  • Analisis tiga pohon—berkaitan dengan hawa nafsu dan pengejaran impian
  • Kebaikan orang-orang di sekeliling saya → dampaknya pada hidup saya

Minggu 11

Why bother delving into past traumatic experiences?

  • Menunjukkan problema dalam relasi kita dengan Tuhan
  • Membantu kita mengenal berhala hati kita
  • Menunjukkan bahwa apapun pengalaman traumatis yang kita alami, kita tetap dapat menemukan kedamaian di dalam Kristus

Pengantar psikologi perkembangan: perkembangan hidup manusia

  • Ahli psikologi mempelajari laju perkembangan yang "khas" dalam hidup manusia.
  • Contoh:
    • Usia kapan anak berbicara?
    • Kapan anak belajar berjalan?
    • Mengapa anak menunjukkan perilaku abnormal?
    • Apa yang menyebabkan anak sulit makan?
    • Mengapa di masa remaja, seseorang cenderung melakukan bunuh diri?

Tujuan memahami tahapan perkembangan

  • Menyadari tahapan dan proses perkembangan
    • Di usia X, anak normalnya sudah dapat Y.
  • Mengenali faktor pembentuk kepribadian
    • Mengapa introver? Mengapa ekstrover?
  • Mengenali penyebab masalah yang terjadi dalam hidup manusia
  • Menangani masalah yang terjadi dalam hidup manusia

Faktor-faktor yang berpengaruh dalam psikologi perkembangan

  • Interaksi faktor hereditas (nature) dan lingkungan (nurture)
    • Hereditas: warna kulit, rambut, ukuran tubuh, jenis kelamin, kemampuan intelektual, temperamen
    • Lingkungan: budaya, pendidikan orangtua, pola asuh
  • Mana yang lebih penting?

Maturasi dan psikologi perkembangan

  • Ada pertumbuhan secara alami, perubahan jasmani (terlepas dari peristiwa lingkungan)
  • Ada proses lingkungan yang mempengaruhi pematangan seseorang
  • Terjadi saat anak-anak, berlangsung hingga dewasa
  • Pematangan jelas terlihat dalam perkembangan janin (ada urutan waktu tertentu), perkembangan motorik (contohnya berguling, merangkak, mengangkat tubuh).
  • Proses pertumbuhan menentukan tingkah laku seseorang.
  • Tidak semua anak melalui pertumbuhan dengan tempo yang sama.

Urutan & tahapan dalam psikologi perkembangan

  • Perilaku mengikuti perkembangan secara alamiah
  • Contoh:
    • Mengucapkan kata sebelum kalimat
    • Belajar berjalan sebelum berlari
  • Urutan perkembangan dari perilaku sederhana hingga yang bervariasi/rumit
  • Proses berkesinambungan: faktor biologis dan proses belajar
  • Lingkungan mempercepat/memperlambat perkembangan, tetapi tidak mengubah urutan tahapan perkembangan.

Usia dini

  • Kendati tampak tak berdaya, bayi jauh lebih responsif pada lingkungan.
  • Contoh:
    • Dapat membedakan rasa dalam 1–2 hari
    • Sensitif terhadap bau (indra penciuman)
    • Berespon pada suara manusia
  • Usia emas (the golden age): masa keemasan manusia
    • Periode yang amat penting bagi anak.
    • Pendidikan pada rentang usia tersebut sangat menentukan tahap perkembangan anak selanjutnya.
    • Masa-masa emas tersebut berada dalam rentang usia 0–6 tahun.
  • Modelling: anak meniru perilaku orang tua / pembantu.

Teori Piaget tentang perkembangan intelektual

TBA

Usia dini: part 2

  • Kontak sosial pertama kita dengan orang yang mencintai dan merawat kita: ibu
  • Cara dan sikap seorang ibu merawat dan mencintai anak → berpengaruh pada sikap anak terhadap orang lain
  • Perasaan "malu" mulai terbentuk dari usia 8 bulan hingga akhir tahun pertama.
  • Pada usia 3 tahun, anak mulai merasa cukup aman ....

Usia dini: part 3

  • TBA

Teori Kohlberg tentang tahap perkembangan moral

TBA

Meniru sebagai proses belajar

  • Dalam perkembangannya, anak banyak menjiplak sikap dan perilaku orang tua.
  • Misalnya melalui ibu/ayah—cara berjalan, gerak tangan, dll.
  • Psikoanalisis: identfikasi—dihubungkan dengan proses tidak disadari meniru sikap, pola, perilaku, emosi orang lain.
    • Freud lantas mengajukan bahwa pertimbangan baik-buruk anak .... * ...
  • Contoh: anak perempuan beridentifikasi dengan ibu—bangga kalau ibunya mendapat penghargaan / hadiah, seolah dirinya yang dapat.

Minggu 12

Tahap perkembangan

  • Kanak-kanak (golden age: 0–6 tahun)
    • Orang tua tidak boleh hanya mau berperan dalam mengasuh dan mengedukasi anak pada periode golden age saja.
  • Remaja: awal, menengah, akhir
  • Dewasa: awal, menengah, akhir

Perkembangan psikis

  • Melihat: gejala jiwa seseorang menyangkut perkembangan atau kemunduran perilaku seseorang—sejak konsepsi hingga dewasa.
  • Perkembangan psikis manusia meliputi aspek:
    • Kognitif: proses mengingat, mengambil keputusan, memecahkan masalah, menganalisis, membandingkan, dan memahami hubungan sebab-akibat
    • Emosi: kemampuan anak untuk mengekspresikan emosi positif dan negatif
    • Tingkah laku: sikap, tindakan

Faktor yang berpengaruh

  • Motivasi: Saya mau mendapatkan nilai bagus supaya diberi reward oleh orang tua.
  • Persepsi
  • Proses belajar
  • Kepercayaan: Saya diberikan trust oleh orang tua untuk melakukan X.
  • Sikap

Remaja

  • Periode perkembangan antara masa kanak-kanak dan dewasa (10–19 tahun)
  • Perubahan fisik, emosional, psikologis
  • Pencarian identitas diri
  • Kemunculan kemandirian & pola pikir kritis
  • Eksplorasi diri & lingkungan
  • Perkembangan hubungan sosial
  • Persiapan masa dewasa

Hal utama tentang remaja

  • Tidak percaya diri
  • Identitas diri negatif
  • Perasaaan/emosi tidak stabil
  • Muncul kecemasan/kekhawatiran
  • Penerimaan diri lemah
  • Kurangnya empati pada orang lain
  • Relasi dengan lingkungan buruk (teman)
  • Merasa diri minder / tidak berarti
  • Sulit percaya kepada Tuhan (secara rohani)

Aspek psikis remaja

  • Kognitif — Piaget: tahap operasional formal (kegiatan mental tentang berbagai gagasan, "Saya tidak setuju dengan mama terkait X dan Y!")
  • Emosi
  • Tingkah laku

Kondisi emosional remaja

  • Fluktuatif
    • Perubahan hormon, fisik, dan psikologis secara intens
  • Emosi mudah berubah
    • Perubahan suasana hati (moody)
  • Kebingungan dan kecemasan (masa pencarian diri)
  • Sangat sensitif (terhadap kritik dan penolakan)
    • Kebutuhan penerimaan dan pengakuan
  • Ingin mandiri
    • Konflik—orang tua, ataupun orang lain
  • Perasaan tidak aman
    • Tekanan sosial: akademis, teman, ekspektasi keluarga

Kenakalan remaja

  • Bolos sekolah, membangkang aturan, dst.

Faktor penyebab kenakalan remaja

  • Keluarga (relasi orang tua menjadi faktor terutama!)
  • Lingkungan
  • Individu
  • Media

(Individu yang jauh dari Tuhan terkena rayuan setan dari lingkungan atau media.)

Penanganan kenakalan remaja

  • Komprehensif

Perkembangan masa dewasa

Tugas

  • Mulai memikirkan untuk memilih pasangan hidup
  • Berfokus pada pekerjaan dan karir
  • Belajar membangun kehidupan rumah tangga dengan pasangan hidup
  • Mulai mengasuh anak

Kesimpulan

  • Remaja: masa penuh kesempatan (Paul David Tripp)
  • Remaja: masa tanggung (bukan kanak-kanak, bukan pula dewasa)
  • Remaja: masa yang penting dengan pencarian identitas diri (perlu fondasi Firman)
  • Pengenalan Tuhan-lah yang utama, bukan identitas diri.
  • Remaja tidak dipanggil untuk mengejar pencapaian diri, melainkan kehendak Tuhan.
  • Bukan kondisi emosional remaja yang tidak stabil sasaran utama yang hendak diperhatikan, melainkan perubahan hati.

Pekerjaan rumah

  • Tugas LMS
    • Nama anggota kelompok dijabarkan di bagian teratas.
  • Baca buku Bagaimana Orang Berubah?